[FF] Marshmallow. Part 6: Red Shoes
5:37 PMMain cast:
Kang Jiyoung
Kim Jongin
Bae Suzy
Im Jaebum
Jung Krystal
Choi Sulli
Son Naeun
Oh Sehun
Kwon Sohyun
Park Jinyoung
Others:
Kang Minhyuk
Park Chanyeol
Byun Baekhyun
Others:
Kang Minhyuk
Park Chanyeol
Byun Baekhyun
Genre: genre? Hm...komedi romantis? xD Gatau ah! XD
==================
Setelah mendapatkan telepon dari
Jinyoung, Jiyoung dan Jongin langsung bergegas menuju rumah sakit. Setelah
sampai dirumah sakit, Jiyoung mempercepat jalannya menuju ruangan Jaebum. Air
matanya sudah membasahi seluruh pipinya. Jongin menyuruh Jiyoung agar memperlambat
jalannya karena Jiyoung hari itu memakai sepatu heels dan dia takut Jiyoung
jatuh seperti Suzy jatuh karena heels. Tapi Jiyoung menghiraukan Jongin. Ketika
masuk ke dalam ruangan, ada ayah ibu Jaebum, Jinyoung dan Suzy. Ayah dan ibu
Jaebum terutama, mereka juga sudah berlinang air mata. Lalu dia mencari sosok
Jaebum, “Jaebum..” kata Jiyoung.
“Hai Jiyoung..” Suara yang sudah
dirindukan oleh Jiyoung. Suara Jaebum. Jaebum sudah duduk dikasurnya. Jiyoung
lalu berjalan menuju Jaebum, “Ini benar kau?” Kata Jiyoung mengecek Jaebum.
Dirabanya muka Jaebum.
“Iya ini beneran aku!” Kata Jaebum.
“Jaebuuuum!” Lalu Jiyoung memeluknya. Jaebum
mendorong Jiyoung. Jiyoung hanya bisa
menatap Jaebum.
“Kenapa kau cuma memeluk aku? Kau tidak
menciumku?” Kata Jaebum menyeringai.
“Kau!!” Jiyoung memukul pelan Jaebum.
Jaebum lalu melihat Jongin, “Kau sudah sadar Jaebum?” Kata Jongin. Jaebum
mengangguk, “Kalian datang kesini berdua?”
“Iya..” Jongin mengangguk. Jaebum hanya
tersenyum. Tiba-tiba, “JAEEEEBUUUUUUMMMM!!!” Suzy datang dengan rombongan yang
lainnya, “Akhirnya kau bangun juga!”
“jangan keras-keras!” Sehun menyenggol
Suzy supaya tidak berisik.
“BIARIN AJA!” teriak Suzy ditelinga Sehun.
Sehun menutup telinganya.
“Kau segitu kangennya sama aku?” Jawab
Jaebum.
“Aku bukan kangen dengan kau, aku kangen
dengan keceriaan Jiyoung. Kau tau dia sangat gak bersemangat dan ceria ketika
kau koma, dia....” Suzy tidak menyelesaikan kalimatnya karena Sehun memegang
pundaknya dan dia juga baru tau kalau
dia sepertinya keceplosan tadi ketika melihat ekspresi Jaebum yang sudah gelap.
Lalu Jaebum melihat Jiyoung, “maaf..” Kata Jaebum.
“Aish~ tidak apa-apa. Aku cuma khawatir,
wajarkan? Hahaha” Jawab Jiyoung.
“Maaf” Kata Jaebum lagi.
“Jangan minta maaf, gak apa-apa Jaebum..”
Kata Jiyoung sambil senyum. Lalu mereka mengobrol-ngobrol. Dua hari lagi Jaebum
sudah bisa pulang. Dan artinya semua kembali seperti biasa.
Hari
itu tanggal 17 Januari. Semuanya beraktifitas seperti biasa. Kecuali Jiyoung.
Dia tidak bisa fokus karena besok adalah hari ulang tahunnya. Dia gak sabar
pengen berumur 20 tahun besok.
“Gak
sabaran..” kata Jaebum bisa membaca
pikiran Jiyoung.
“iya
dong. 20 gitu. Kau kemaren juga gitu” jawab Jiyoung.
“tapi
aku biasa aja hahaha” balas Jaebum.
“besok
jangan lupa datang..” kata Jiyoung. Jaebum mengangguk.
Jiyoung
akan mengadakan pesta ulang tahun di sebuah taman. Mengadakan sebuah pesta di
taman pada malam hari dan dikelilingi oleh cahaya-cahaya kecil sudah jadi mimpi
Jiyoung sejak kecil untuk ulang tahun yang ke20 nya.
Keesokan
paginya.
“Jiyoung!
Happy birthday!” Jiyoung bangun karena suara seseorang yang sangat
disayanginya. “eomma?! Appa!?” Kata Jiyoung membulatkan matanya. Lalu dia bangkit dari kasur dan memeluk kedua
orangtuanya. “kalian kenapa bisa disini?” Kata Jiyoung.
Chanyeol
langsung muncul ke hadapan Jiyoung, “selamat ulang tahun Jiyoung” katanya
sambil melambai. “makasih Chanyeol oppa.” lalu seseorang juga yang tadi
tertutup oleh Chanyeol muncul ke hadapan Jiyoung, “MINHYUK OPPAAA!!”
Kang
Minhyuk, adalah oppa Jiyoung. Sepupu lebih jelasnya. Mereka sangat dekat. Orang
yang tidak tahu mungkin akan mengira mereka pacaran. Tapi karena Jiyoung harus
kuliah, mereka berpisah. Minhyuk juga teman Chanyeol karena pada saat mengantar
Jiyoung ke apartemen ini, orang yang dia kenal pertama kali adalah Chanyeol.
Dan dengan sifat Chanyeol yang friendly, dia percaya sama Chanyeol dan meminta
Chanyeol menjaga Jiyoung.
“Minhyuk
oppa! aku kangen sekali dengan oppa!”
Kata Jiyoung sambil memeluk Minhyuk.
“selamat
ulang tahun Jiyoung-ie!” Kata Minhyuk.
“Makasih
hehehe” Jawab Jiyoung sambil nyengir.
“Jiyoung,
happy birthday! Maaf baru datang tadi aku abis mandi” kata Baekhyun yang
tiba-tiba muncul. “Makasih Baekhyun oppa!” Balas Jiyoung.
Lalu
Jiyoung mengobrol sebentar dengan orang tuanya dan Minhyuk. Chanyeol dan
Baekhyun pergi karena mereka harus kuliah. Setelah mengobrol, Jiyoung pergi ke
kamarnya untuk mandi. ‘oh iya aku hari ini belum ngecek hape’ katanya lalu
mengambil hapenya. Ketika dia melihat hapenya, sudah ada banyak sms dari
orang-orang.
From: Jaebum<3
Happy birthday Jiyoung<3 I
love you.
‘hm.
Jaebum. Selalu singkat padat dan jelas’
From: Naeun
Jiyouuuuuuuuuuuuuuuuuuuung happy
birthday
From: Suzy
KANG JIYOUNG-SSI! HAPPY BIRTHDAY!
From: Krystal
BABYYYYYYY JIYOUNG-AH HAPPY
BIRTHDAY!
From: Sohyun
Happy birthday for this birthday
girl.
From: Sehun
Jiyoung, happy birthday.
From: Jongin
Happy birthday Jiyoung.
From: Jinyoung
Hey Jiyoung yang sudah
ditakdirkan bersama denganku setiap saat, happy birthday!
‘apa-apaan anak ini hahaha’
From: Sulli
Jiyoung kau sudah tua aja! Hahaha
happy birthday!
Semuanya
mengucapkan ulangtahun. ‘ah makasih guys’ kata Jiyoung. Lalu dia bersiap-siap
mandi. Karena dia akan pergi ke salon untuk malam ini.
Ketika
Jiyoung sudah sampai ke salon, dia di make over abis. Jiyoung yang biasa tampil
dengan simple, sekarang terlihat sangat ‘wow’. Tak lupa dia memakai sepatu
merah pemberian Jaebum. Saat Jiyoung sedang didandan, Jaebum meneleponnya,
“Jiyoung kau sudah selesai? Aku jemput ya” Kata Jaebum dari seberang. “Sudah
sebentar lagi. okay Jaebum” Jawab Jiyoung. Jaebum menutup teleponnya.
Di
daerah itu juga. Jongin sedang membeli kado buat Jiyoung. Dia membelikan tas
buat Jiyoung.
“Ini
berapa?” Tanya Jongin.
“700000
won.” Jawab penjualnya. Jongin langsung mengambil dompetnya dan mengeluarkan
uangnya. “tolong dibungkus sekalian ya.”
Setelah
penjual itu selesai membungkusnya, dia pergi keluar.
Disaat
yang sama, Jaebum sedang menyetir mobilnya untuk menjemput Jiyoung.
Jiyoung
berjalan keluar dari Salon. Dia berjalan dengan hati-hati. Lalu dia berdiri
ditepi jalan.
Jongin
yang berjalan keluar dari toko didaerah situ, melihat Jiyoung. Lalu dia
menyembunyikan Kadonya dan jalan menyamperin Jiyoung.
Jaebum
yang sudah bisa melihat Jiyoung ditepi jalan langsung menepi kan mobilnya. Akan
tetapi dia terlalu menepi nyaris menabrak Jiyoung. Jiyoung hanya diam dan
membulatkan matanya. Jongin yang melihat Jiyoung sudah hampir tertabrak Jaebum
langsung lari dan menarik Jiyoung. Jiyoung shock. Jaebum yang baru sadar dia
hampir saja menabrak Jiyoung langsung memberhentikan mobilnya dan keluar dari
mobil, “Jiyoung kau tidak apa-apa?!” Kata Jaebum mendatangi Jiyoung. Dia
terdengar sangat panik. “Apa kau sudah gila!? Kau hampir saja menabraknya!”
Balas Jongin. Jiyoung tidak berkata apa-apa karena dia masih shock. “Aku—aku
gak tau. Aku rasa aku menepinya dengan pas, tapi pas kau menarik Jiyoung, aku
baru sadar kalau aku terlalu menepi...dan hampir menabraknya.” balas Jaebum, "maaf Jiyoung, maaf".
“sudah-sudah.. aku tidak apa-apa. Ayo pergi” Kata Jiyoung sambil menenangkan
diri. Lalu dia dan Jiyoung langsung berjalan menuju mobil Jaebum. “Jaebum, biar
aku saja yang nyetir. Aku rasa kau masih belum kuat buat nyetir.” Kata Jongin.
Jaebum melihat Jiyoung dan mengangguk.
Ketika
sampai ditaman tempat pesta ulang tahun Jiyoung, Di taman sangat rame sekali,
teman-teman dari universitas mereka dan beberapa teman seapartemen Jiyoung
datang. mereka bertiga langsung disambut oleh Sulli. “Akhirnya yang ulang tahun
datang juga. Kalian kok barengan?”
“tadi
ketemu di jalan.” Jawab Jongin. Sulli hanya mengangguk.
Lalu
mereka semua mencar. Kecuali Jaebum dan Jiyoung yang selalu berdua. Jiyoung
memperkenalkan Jaebum dengan Minhyuk. Setelah selesai memperkenalkan Jaebum
dengan Minhyuk, Jiyoung ditarik oleh Krystal.
“Jiyoung,
itu siapa?!” Kata Krystal.
“Yang
mana?” Jawab Jiyoung
“Itu
yang tadi ngobrol dengan kau dan Jaebum..”
“oh
itu, Minhyuk oppa.. sepupuku.” Jawab Jiyoung
“hm..
ganteng.” Krystal mengangguk.
“kenapa?
Mau dikenalin?” goda Jiyoung.
“mau!”
balas krystal dengan semangat.
Lalu
Jiyoung berjalan diikuti oleh Krystal dibelakangnya mendatangi Minhyuk dan
Jaebum yang sedang mengobrol.
“minhyuk
oppa!”
“iya
jiyoung?”
“ada
yang mau berkenalan denganmu!” kata Jiyoung. Krystal langsung mencubitnya,
‘anak ini..kenapa polos sekali’ Krystal lalu hanya senyum-senyum saja “ehe he
he”
“oh
ya? Aku Minhyuk.” Minhyuk memberikan tangannya kepada Krystal.
“a—aku
Krystal. Salam kenal ya.” Kata Krystal sambil menjabat Minhyuk.
“ternyata
kau bisa tertarik dengan cowok juga.” Kata Jaebum asal ceplos. Krystal hanya
menatapnya sinis.
“ayo
Jaebum, kau harus ketemu dengan orang tua aku.” Kata Jiyoung sambil menarik
Jaebum. Tapi mereka tidak menemui orang tua Jiyoung, Jiyoung sengaja meninggalkan Krystal dan Minhyuk ngobrol berdua. Dia
senang jika Krystal sama Minhyuk bisa jadian, setidaknya Minhyuk tidak harus
memikirkan masalah pekerjaannya saja. Jiyoung tidak mau kakak sepupunya nikah
tua.
Beberapa
menit setelah itu, pesta ulang tahun Jiyoung dimulai. Dimulai dari penyampaian
kata-kata dari orang tua Jiyoung. Dan dari yang sedang berulangtahun, Jiyoung
sendiri. Setelah menyampaikan ucapan terima kasih untuk ucapan, kado dan
kehadiran semuanya ke acara ulang tahun ini, Jiyoung membawakan lagu dan
diiringi gitar.
“penampilan
kau bagus sekali Jiyoung!” kata Suzy
Tiba-tiba
Jaebum maju kedepan. Dia mengambil microphone dan berbicara, "Jiyoung, selamat ulang tahun. ini untukmu!" Lalu dia meletakkan micnya dan mulai menari breakdance. semua orang yang ada disana bertepuk tangan, yang cewek berteriak karena tarian breakdance Jaebum yang bikin semua cewek, meleleh padanya.
Lalu Jaebum mencabut sebuah bunga yang ada di taman. "dia mencabut bunga pasti untukmu." Kata Suzy disebelah Jiyoung. Jiyoung hanya tersenyum. Tapi... Jaebum memberikan bunga kepada salah satu cewek di antara cewek-cewek yang sedang fangirl di sebelah kanannya dan tersenyum pada cewek itu. 'Jaebum?' Jongin yang ada disana melihat dengan jelas apa yang terjadi langsung geram. Begitu juga Jinyoung, "apa maksudnya itu?"
"Hahaha aku jauh dari sana, aku duduk disini gak mungkin dia kesini.. hahaha" Kata Jiyoung mencari alasan walaupun dia tau alasan itu gak masuk akal sama sekali.
--------------------
TBC lagi sodara sodara.
komen pls komen ;_;
0 komentar