March 13, 2012. 12 am.
“Happy birthday myungsoo.. happy birthday myungsoo.. happy birthday happy birthday happy birthday myungsoo..” Jooyeon menyanyikan lagu ulang tahun untuk myungsoo, pacarnya. “selamat ulangtahun ya, semoga kamu makin makin deh yang penting makin baik, oke? Sekarang tiup lilinnya” kata jooyeon sambil memberikan kue ulangtahun yang sudah dihidupin lilin sebanyak 17 itu. Dan Myungsoo pun meniupnya. “Thank you ya sayang” Jawab Myungsoo dengan senyumnya yang killer itu. Myungsoo dan Jooyeon sudah berpacaran selama 7 bulan menjelang 8 bulan. Mereka dulu sahabatan, tapi ya gitu.. bibit-bibit cinta mulai tertanam dihati mereka dan Myungsoo menyatakan cintanya pada saat sedang melakukan ulangan harian di kelas 3 SMA.
[Flashback] Jadi, pas lagi ngerjain tuh si Myungsoo melempar kertas ke Jooyeon yang duduk dibelakangnya. Pada awalnya Jooyeon mengira bahwa itu adalah contekan. Tetapi pas dibuka… “would you be mine? Answer me after you finish this exam”. Pas si Jooyeon menoleh ke Myungsoo, dia sudah berdiri untuk mengumpulkan kertas ulangan dan menunggu diluar kelas. Lalu Jooyeon mengerjakan ulangannya dan mengumpulkan. Tidak banyak orang diluar, mereka berdua bertemu. “Myungsoo..” panggil Jooyeon. “Bagaimana?” kata Myungsoo dengan malu-malu. Jooyeon tanpa bicara apa-apa, dia hanya mengangguk dan senyum. Myungsoo lalu memegang tangan Jooyeon dan membalas senyum Jooyeon, “thank you” kata myungsoo. Ya itulah sekilas cerita bagaimana mereka bisa berpacaran. [end of flashback]
“Lihat lihat lihat.. mesranya couple ini” Kata Jihyun
“Iya, bikin ngiri aja kalian nih” Kata Eunjung
“Apa sih.. hahaha makanya cari cowok sono! Dasar mblo” Ejek Jooyeon
“Woy! Enak aja.. aku cuma belum mendapatkan yang pas” Jawab Eunjung
“Emang yang pas itu gimana?” Kata Jooyeon
“Ntah lah. Yang bisa bikin aku nyaman? Yang gak suka berantem?” kata eunjung
“hubungan itu gak ada yang mulus, eunjung. Semesra-mesranya kami, kami pernah berantem hebat. Inget yang dikelas itu?” kata jooyeon
“inget. Jangan diingatkan. Kalian sangat menyeramkan kalau sedang marah hahaha” Jawab eunjung
“hahaha udah.. udah.. mending kita balik kekamar masing2 sebelum bapak killer marah2 karna kita masih disini.” Kata Myungsoo
“ya sudah. Kami balik dulu ya sayang, sampai jumpa besok pagi, oke?” kata Jooyeon sambil memeluk myungsoo dan balik kekamar bareng Eunjung dan Jihyun.
Lalu mereka pun berpisah.
Keesokan harinya, mereka bertemu dikelas. Kelas mereka adalah kelas ekslusif yang terdiri dari hanya 11 orang di kelas. Sebenarnya 13 orang, akan tetapi si kembar Youngmin dan Kwangmin harus pindah keluar kota mengikuti orang tua mereka. Walaupun disekolah ini ada asrama, tapi si kembar itu memilih untuk ikut pindah. Dikelas itu ada 5 cewek dan 6 cowok. Eunjung, Jooyeon, Sohyun, Jihyun, dan Chorong. Sedangkan cowoknya adalah Yonghwa, L, Seungri, Seungho, Zelo dan Junho. Mereka selama hampir 2 tahun sekelas, jadi mereka agak kompak dalam segala hal. Iya segala hal, contek mencontek salah satunya. Biasanya yang jadi sumbernya itu adalah Seungri. Karena dia cukup pintar dan mendapat juara.
Pintu kelas akhirnya terbuka dan datanglah sang wali kelas, Mrs. Jung Juri dan seorang laki-laki yang tidak dikenal.
Mrs. Jung Juri : Anak-anak sekalian, sekarang kalian mendapat teman baru. Hyungsik, perkenalkan dirimu didepan teman-teman baru mu.
Hyungsik : (maju selangkah, menghadap depan) Hai, nama saya Park Hyungsik. (senyum)
Mrs. Jung Juri : (senyum mentel(?)) Wah.. lihat dia. Gagah sekali. Kalian yang cowok-cowok contoh dia ya. Lihat badan dia yang tegap. Ini namanya cowok ideal hahha bener kan Jooyeon?
Jooyeon : (lihat Mrs. Jung Juri) Iya bener banget mrs. Jung Juri
Myungsoo : (menghadap Jooyeon dibelakangnya) Heh..
Jooyeon: (Senyum unjuk gigi) Peace.. hahaha
Mrs. Jung Juri: (Lihat Jooyeon dan Myungsoo, agak berbisik) Ih jealousan.. (Hadap ke Hyungsik, sambil menunjuk) Baiklah pemuda tampan, kamu boleh duduk sekarang. Kamu duduk di baris ke tiga dibelakang Yonghwa situ yang kosong itu.
Hyungsik: (Mengangguk) Baiklah.. (Lalu berjalan dan duduk ditempat yg sudah ditunjuk tadi)
Yonghwa: (hadap kebelakang) hei anak baru, maafkan wali kelas kami. Dia memang agak genit sama cowok. Dia sering melihatku dilapangan basket sewaktu aku main basket tanpa berkedip dan bergerak sedikitpun, matanya selalu mengikuti kemana aja aku pergi. Creepy..
Hyungsik: (ketawa) hahaha se-creepy itukah?
Yonghwa: Se-creepy itukah? Hahaha kau tidak tau bentuk mrs. Jung Juri yang asli. Oh ya, aku Yonghwa.
Lalu mereka memulai pelajaran mereka seperti biasa. Hyungsik bisa beradaptasi.
--- tbc ---
ini semacam prolog saja =)) cerita sebenernya akan ada dichapter selanjutnya.

