[FF] Marshmallow. Part 5: I love You
10:03 PMMain cast:
Kang Jiyoung
Kim Jongin
Bae Suzy
Im Jaebum
Jung Krystal
Choi Sulli
Son Naeun
Oh Sehun
Kwon Sohyun
Park Jinyoung
Genre: genre? Hm...komedi romantis? xD Gatau ah! XD
---------------
“Aku masih dirumah, kenapa?”
“kau mau kerumah sakit? Kalau iya jemput aku
ya”
“ah, jauh. Harus mutar lagi..”
“tolong lah, aku gak ada kendaraan nih. Taxi
disini susah dapatnya.” Kata Suzy melas.
“hah.. iya iya aku jemput sekarang ya.” kata
Sehun lalu menutup teleponnya.
Di tempat Sehun, dia menghela nafas panjang
abis menutup telepon dari Suzy, “jemput dia?” lalu dia hanya menyeringai dan
mengambil kunci mobilnya.
“Suzy,kau dimana? Aku sudah di depan
rumahmu” Telpon Sehun ketika dia sudah sampai dirumah Suzy.
“Iya aku turun..” Kata Suzy. Lalu dari
kejauhan Sehun melihat pintu rumah Suzy terbuka, dan Suzy pun keluar. Suzy
berjalan,lalu masuk ke mobil Sehun. Sehun melihatnya dengan aneh.
“kau mau kemana pake baju bagus gini? Kita
kan mau kerumah sakit.” Kata Sehun.
“walaupun cuma kerumah sakit tapi penampilan
itu harus dijaga, kau gak ngerti ya?”
“tsk, enggak.” Kata Sehun langsung melajukan
mobilnya.
Ketika sampai dirumah sakit, Sehun dan Suzy
langsung menuju ruangan Jaebum. Tapi tiba-tiba, “aaaw!!” Suzy teriak. Sehun
yang jalan didepan Suzy langsung melihat kebelakang dan melihat Suzy yang sudah
terduduk dilantai.
“kau kenapa?” Tanya Sehun mendatangi Suzy
“aku kesandung...”
“makanya, jangan pakai sepatu heels itu. Kan
sudah aku bilang, kita cuma mau kerumah
sakit. Ini rumah sakit zy, bukan acara fashion show.” Sehun mengomeli Suzy.
“ah kau salahin aja aku terus.” Kata Suzy
“sini aku bantu kau.” Sehun lalu membantu
Suzy berdiri. Suzy yang susah berdiri refleks menggandeng kedua tangannya di
tangan kanan sehun. Sehun lalu tersenyum, Suzy yang melihat Sehun tersenyum
langsung bilang, “jangan cari kesempatan.”
“siapa juga yang cari kesempatan” balas
Sehun. Lalu mereka jalan masuk ke ruangan Jaebum. Ketika mereka masuk ke
ruangan Jaebum, semuanya melihat mereka dan menjadi hening. “kalian...” kata
Krystal sambil menunjuk mereka berdua. Sehun dan Suzy yang baru nyadar apa yang
terjadi langsung mengelak, “tidak.. tidak.. ini bukan kayak yang kalian
pikirin” kata Suzy.
“kalau emang iya bilang aja.” Kata Jongin
“TIDAAAK!” teriak mereka serempak.
“tuh jodoh emang, teriak aja bisa barengan.”
Kata Jongin. Jinyoung menjitak Jongin. “Suzy itu milikku tau!”
“Aku bukan milikmu!” Balas Suzy. Lalu mereka
mengobrol-ngobrol.
“Ehem. Besok ada yang ulangtahun.” Kata
Jiyoung. Semua mata melihat Jongin. “apa?” tanya Jongin. Lalu dia melihat arah
lain menghindari mata-mata yang menatapnya, ‘Jiyoung tau ulang tahun aku’
“Makan makan!” kata Jinyoung.
“gak punya uang.” Kata Jongin.
“ah bilang aja pelit” Kata Sulli. Taemin
mengangguk.
Keesokan harinya, Jongin bangun dari
tidurnya. Dia duduk lima menit sebelum nyawanya benar-benar terkumpul. Setelah
terkumpul, dia mengambil hape nya. Banyak sms. Jiyoung juga mengirimnya SMS.
Jam 12. Dia senang Jiyoung
mengucapkannya yang pertama kali. Tetapi ketika layarnya discroll kebawah,
From : Krystal
Heh
Jongin! Happy birthday! Kau harus traktir, gak peduli kau punya uang apa gak.
Kalau kau tidak traktir hari ini...siap siap aja.
“tsk. dikira aku takut..” Kata Jongin
melempar hapenya ke kasur dan pergi kekamar mandi. Dia hari ini bersiap-siap ke
kampus.
Ketika dia masuk ke kelas, yang lain sudah pada datang, terutama Jiyoung.
Ketika dia masuk ke kelas, yang lain sudah pada datang, terutama Jiyoung.
“Jiyoung, kau masuk?” tanya Jongin.
“Iya, aku pengen sibuk mana tau bisa ngurangin
galaunya” kata Jiyoung. Jongin hanya mengangguk, lalu dia menyadari sesuatu,
“jiyoung, kau lagi pengen sibuk kan?”
“Iya—kenapa?” Tanya Jiyoung sambil ngangguk
agak ragu.
“Nanti pulang tunggu aku diparkiran, oke?”
Kata Jongin. Jiyoung hanya mengangguk.
Ketika sudah pulang, Jiyoung menunggu
diparkiran. Lalu Jongin datang, “maaf, aku lama gak?”
Jiyoung hanya menggeleng. “Tadi aku baru
mengantarkan tugas. Maaf ya” Kata
Jongin.
“Iya gak apa-apa. Sekarang kita mau kemana?”
Tanya Jiyoung.
“Hari ini aku ulang tahun. Aku mau menagih
kado darimu.” Kata Jongin
“kado? Ah—kado! Aku sudah bawa..” lalu
Jiyoung mengambil sebuah kotak dan memberikannya kepada Jongin “ini..”
‘aku emang mau kado, tapi bukan ini..’ Kata
Jongin dalam hati sambil mengambil kadonya. “ini apa?”
“buka aja..” kata Jiyoung sambil senyum.
Ketika dibuka, ada baju T-shirt berwarna hitam.
“Jiyoung, ini bagus. Makasih ya..” Kata
Jongin sambil senyum ke Jiyoung lalu melihat baju itu lagi.
“Iya sama-sama. Tapi kalau kau mau menagih
kado kenapa harus ke parkiran?” Kata Jiyoung.
‘Oh iya..’ Jongin teringat dengan rencana
awalnya. “Kau mau sibuk kan supaya hilang galaunya? Aku mau ajak kau
jalan-jalan.”
“jalan-jalan?”
“Iya, gapapa kan?”
“gapapa sih, kebetulan aku butuh
refreshing..”
“aku ada tempat yang bagus buat kau
refreshing.” Kata Jongin lalu pergi menuju mobilnya. Jiyoung pun mengikutinya.
Lalu Jongin pun mengajaknya ke sebuah taman.
Ditaman itu ada banyak pohon dan ada danau juga. Mereka berdua berjalan
mengikuti jalan yang ada di taman itu. lalu mereka ketemu dengan sebuah kotak permainan yang hadiahnya boneka *note:tau kan? aku gak tau namanya apa -_-* Lalu mereka coba, setelah beberapa kali mencobanya, "YEEEAAAAY!!" Teriak Jongin dan Jinyoung. Mereka mendapat satu boneka putih yang lucu. "ayo selca, kita kasi bukti kita sudah menang game ini!" Kata Jiyoung mengambil hapenya, Jongin mengangguk dan mendekati Jiyoung. klek! Jongin menggunakan ekspresi kalem, padahal dalam hati Jongin sebenarnya dia loncat-loncat gak tentu arah karena kesenangan bisa foto bareng Jiyoung. Lalu mereka lanjut berjalan di taman itu.
“Kau mau beli apa? Disini ada banyak makanan
ringan,tapi enaknya berat(?)” kata Jongin coba ngelawak.
“Hahaha apaan sih, aku mau marshmallow. Ada
kan?” Kata Jiyoung.
“ada.. ayo” Kata Jongin lalu mereka pergi
kesebuah stand yang menjual berbagai macam rasa dan bentuk marshmallow. Ada yang
kecil, besar, balok, bulat, bentuk hati, bintang, binatang, dan masih banyak
lagi.
“kau mau apa?” Kata Jongin.
“aku mau yang rasa strawberry bentuknya
balok” Kata Jiyoung sambil menunjuk gambar di menu.
“Baiklah..” Kata Jongin, lalu dia berkata
dengan penjualnya “marshmallow strawberry balok satu dan coklat bentuknya
bulat. Besar semua ya.”
Lalu mereka menunggu marshmallow mereka siap
di kursi yang sudah penjual siapkan untuk para pembeli. Akhirnya pesanan mereka
siap. Mereka mengambilnya lalu membayarnya. “ayo..” kata Jongin ngajak dia
pergi. Jiyoung mengangguk.
Lalu mereka berjalan menuju kursi didepan
danau. Mereka duduk lalu mengobrol sambil memakan marshmallow mereka.
“kenapa kau bisa senyum pas Jaebum kritis
dirumah sakit?”
“karena kalau aku sedih juga aku gak bakal
bikin Jaebum sembuh. Tau gak? Aura positif itu nyebar. Jadi kalau aku seneng,
mana tau nyebar ke Jaebum. Eh dia sembuh. Nah, kalau aku sedih, Aura negatif
nya nyebar ke Jaebum, dia gak sembuh-sembuh gimana?”
“tsk. Tapi apa kau gak ngerasa sedih gitu?”
“sedih sih, tapi...aku coba lupain sedih aku
itu.”
“oke, tapi kalau kau butuh sandaran..” kata
Jongin sambil menepuk bahunya, “pake bahuku.”
“aduh so sweet sekali dirimu Jongin hahaha”
kata Jiyoung sambil ketawa denger kata-kata Jongin.
“serius..” kata Jongin lalu dia menatap
Jiyoung. Jiyoung langsung berhenti ketawa setelah melihat muka seriusnya
Jongin. “hahaha jangan gitu, aku cuma bercanda kok” katanya sambil ketawa
melihat Jiyoung.
“Kau ini!! Muka kau kalau serius gitu serem
tau. Menakutkan.” Kata Jiyoung memukul Jongin.
“Jiyoung, sebenernya aku mau ngomong.” Kali ini
Jongin kembali dengan muka seriusnya itu.
“ngomong apa?” Balas Jiyoung sambil
menjulurkan lidahnya.
“sebenernya aku suka sama kau sejak dulu.” Kata
Jongin. Entah apa yang merasuki diri Jongin sampai bisa bilang suka ke Jiyoung. Jiyoung diem, lalu “hahaha aku tau kok” Kata Jiyoung.
“beneran tau?” kata Jongin.
“iya tau beneran. Kan aku cantik, baik, lucu,
imut. Wajar kau suka sama aku.” Balas Jiyoung.
“eng—enggak, kali ini aku serius” Kata
Jongin memegang kedua siku Jiyoung dan menghadapkan Jiyoung kehadapannya.
Jiyoung hanya diam. Mereka berdua bertatapan. Tiba-tiba, “my baby honey honey honey~” hape Jiyoung bunyi. Jongin lalu
melepaskan tangannya. “Jinyoung?” Kata Jiyoung melihat layar hapenya. Ketika
dia mengangkatnya, “Ada apa?”. Jiyoung mendadak beku. Ekspresi mukanya kaget,
matanya membulat dan sedikit berkaca-kaca.
“kenapa?” Tanya Jongin ke Jiyoung
“Jaebum...”
---------
TBC xD
Jongin akhirnya menyatakan perasaannya kepada Jiyoung, dan apa yang terjadi sama Jaebum? Persiapkan diri anda untuk part selanjutnya. (?)
---------
TBC xD
Jongin akhirnya menyatakan perasaannya kepada Jiyoung, dan apa yang terjadi sama Jaebum? Persiapkan diri anda untuk part selanjutnya. (?)

0 komentar