[FF] Lost And Found. Part 2 : Don't Flirt

12:00 AM

Haaaai maaf baru melanjutkan FF nya, kemaren antara lupa, sibuk, ide udah ada cuma malas ngetik. maafkan! ~_~ ini udah di lanjutin kok, silahkan baca ya..
sebelumnya, aku udah bikin video nih. Untuk Lost And Found. di tonton yaaww!
silahkan di baca FF nya! :)

----

Cast:
Kang Jiyoung
Im Jaebum
Bae Suzy
Oh Sehun
Kang Seungyoon
Park Jinyoung
Kwon Sohyun
Jung Krystal
Choi Sulli
Kim Jongin
Wang Jackson
Heo Youngji
Son Naeun
Kang Minhyuk
Genre: Apa ya? XD
----
Di bagian bumi yang lain, Jaebum sedang duduk menikmati sarapan bersama temannya, Jackson.
“Mana nih? Lama amat.” Kata Jaebum  melihat jam tangannya.
“Sabar bro, tadi dia harus mengantarkan surat ke profesornya.” Kata Jackson sambil menyeruput kopi susu dan memakan rotinya. Jaebum hanya menghela nafas karena dia bukan orang yang sabaran. Tidak lama kemudian, “Wang Jackson!” Ada perempuan yang berteriak dari kejauhan lalu berjalan cepat kearah meja mereka. Jackson pun berdiri, dan memeluk perempuan itu. “Jaebum, ini pacarku. Heo Youngji. Youngji, ini Jaebum. Yang aku bilang dari Korea juga.” Kata Jackson mengenalkan Jaebum kepada Youngji.
Jaebum saat mendengar namanya sedikit shock, karena mirip dengan nama Jiyoung. Jaebum lalu berdiri dan membungkuk. “Jadi kau dari Korea juga?” Kata Jaebum.
“Iya, Jackson cerita kepadaku kalau dia dapat teman dari Korea juga, jadi pengen kenal.” Kata Youngji lalu mereka bertiga duduk untuk memakan sarapan mereka. Mereka pun mengobrol banyak, terutama Youngji dan Jaebum yang bercerita tentang Korea. Karena orangnya asik, Youngji dan Jaebum pun sudah dekat.
“Kau kapan pulang ke Korea?” Tanya Jaebum kepada Youngji.
“Awal tahun kira-kira akhir bulan Maret, aku sudah kangen keluarga disana.” Kata Youngji
“Kau balik ke Korea?” Kata Jackson yang tidak tau kalau pacarnya akan pulang ke Korea. 
“Iya, kenapa?” Kata Youngji dengan santainya.
“Kenapa gak bilang? Ah kau ini..” Kata Jackson menggeleng kepalanya.
“Dulu kau juga begitu, gak bilang kalau mau balik. Malamnya baru di kasih tau!” Kata Youngji.
“Itukan emang mendadak Youngji! Lagipula cuma seminggu, kau pulang berapa lama?” Jawab Jackson
“Sebulan..” Kata Youngji langsung diam.
“Nah! Hah..” Kata Jackson lalu menghela nafas dengan berat.
Jaebum tidak berani bilang apa-apa, Youngji lalu mengabaikan Jackson dan menoleh ke Jaebum, “kalau kau kapan?”  tanyanya. Jaebum hanya menurunkan kedua ujung bibirnya kebawah dan mengangkat bahunya.
“Kau tidak tau? Apa tidak mau?” Tanya Youngji.
“bukan tidak mau, tapi ada alasan kenapa aku berat untuk pulang ke Korea..” Kata Jaebum.
“Oh..” Youngji hanya meng-oh-kan karena dia takut harus menanyakan sesuatu yang privasi kepada Jaebum.
“Berat kenapa bro?” Tanya Jackson dengan santai. Youngji langsung menoleh ke Jackson dan melotot kearahnya.
Jaebum pun langsung cerita, tidak peduli dia baru bertemu dengan mereka atau tidak. Memang akhir-akhir ini Jaebum terus memikirkan Jiyoung di Korea. Tapi dia tidak tau harus cerita kesiapa.
“Bukan bermaksud jahat, tapi kau jahat sekali dengan perempuan itu Jaebum, dia menunggumu. Dan kau meninggalkannya selama ini.” Kata Youngji kepada Jaebum.
“Iya, aku tau. Tapi.. ah aku gak tau gimana cara menjelaskannya.” Kata Jaebum mengacak rambutnya.
“Kau harus pulang kesana, dan menjelaskan kepadanya.” Kata Youngji.
“Jangan, ntar disini aku main basket sama siapa?” Kata Jackson. Youngji menyubit Jackson. Jaebum hanya menghela nafas, “nanti aku pikirkan lagi.”


“Kyaaaaaaaaaaaa!!” Krystal teriak yang membuat seisi kantin melihat kepadanya.
“hush diam!” kata Jiyoung menyuruh sahabatnya diam.
“Kenapa baru kasi tau sekarang?” Kata krystal yang masih dibilang keras, tapi tidak berteriak.
“Ya dia baru datang kemaren, sedangkan kita baru ketemu sekarang.” Kata Jiyoung.
“Telpon atau sms atau chat kan bisa Jiyoung yang baik hati.” Kata Krystal.
“ya maaf, lupa. Sibuk ngobrol bareng sih.” Kata Jiyoung sambil menyengir.
“Fix, pulang ini kita ke apartemen Jiyoung!” Kata Krystal.
Jiyoung hanya menggeleng melihat kelakuan temannya.
“Aku gak bisa nih” Kata Suzy.
“loh kenapa?” Tanya Krystal sambil mengunyah makanannya.
“Ehm… ada.. aku.. anu.. nemenin ibu aku ke mall. Beli  baju, ada diskon.” Kata Suzy.
“Yaudah kalau gitu gimana kalau kita ke Mall dulu baru ke apartemen Jiyoung? Aku juga mau beli baju diskon,”kata Krystal sambil tersenyum tapi langsung dipotong sama Suzy, “Jangan! Udah ke apartemen Jiyoung aja sana. Aku mau quality time sama ibu aku.” Kata Suzy.
“baiklah..” Kata Krystal mengiyakan.
“Suzy kau mencurigakan” kata Jiyoung dengan wajah ala  detektif.
“Men-menc-mencurigakan apa!? Aku jujur kok!” Kata Suzy lalu memukul lengan Jiyoung pelan.
Jiyoung tertawa, “Iya iya, gak usah mukul bisa?” Kata Jiyoung. Suzy hanya membuang muka lalu meminum minumannya.


Jackson dan Youngji sedang berjalan kearah taman, mereka berniat untuk dating hari ini. Semoga dating mereka sukses. *HAHAHA ini author yang berbicara tulus dari dalam hati*
Mereka berjalan masuk ke taman. Ketika mereka berjalan, ada sebuah gerobak yang menjual hotdog.
“kau mau hotdog youngji?” Kata Jackson sambal menunjuk gerobak tersebut.
Youngji menoleh kea rah gerobak, lalu melihat Jackson dan tersenyum juga mengangguk, “mau!”
“Yaudah, kita kesana dulu ya.” Kata Jackson memegang tangan Youngji dan menariknya kearah sana.
Mereka pun membeli Hotdog dua buah untuk mereka masing-masing. Ketika menanyakan harga persatuan, Jackson hanya mengeluarkan harga persatuan tersebut dari dompetnya. Youngji melihatnya lalu bingung, “kau tidak bayar youngji?” Kata Jackson menyadari Youngji yang kebingungan sambil melihatnya mengeluarkan uang.
“Kau tidak membayarku?” Bisik Youngji kepada Jackson. Jackson menggeleng, “Kan biasanya kau bayar sendiri.” Jawabnya kepada Youngji.
Youngji mengangguk dan berbisik lagi, “Aku tidak bawa dompet, sengaja biar hemat.”
Jackson mendengar alasan Youngji langsung menepuk jidatnya. Lalu mengeluarkan dompetnya lagi, dan membayarnya.
“Terima kasih hehe” Kata Youngji sambil menyengir kepada Jackson. Jackson hanya melihatnya dan memasang wajah datar, “whatever.” Lalu dia merangkul Youngji dengan tangan kirinya dan memakan hotdog dengan tangannya lalu berjalan.
Ketika mereka berjalan, mereka pun melihat bangku taman yang kosong dan memutuskan untuk duduk disana. Di depan bangku tersebut ada air pancur yang tidak terlalu besar, tapi tidak terlalu kecil juga, tapi tetap indah dan enak buat dilihat.
Disana banyak anak muda yang sedang berkumpul, berpacaran, anak kecil yang bermain, orang yang bermain dengan peliharaannya, dan ada seorang  kakek yang duduk sendiri di bangku taman sambil melihat pemandangan dan memakan hotdog juga.
“Kadang suka sedih ngeliat orang tua duduk sendiri..” Kata Youngji melihat kakek itu sambil menghela nafas.
“Kenapa?” Tanya Jackson.
“Dia pasti kesepian. Mungkin aja istrinya udah gak ada.. jadi dia menikmati sisa hidup sendiri.” Kata Youngji terharu.
“Kok mikirnya gitu? Mungkin istrinya lagi sibuk kerja? Atau lagi ngurus rumah?”  Kata Jackson mencoba positif.
“Ya amin aja, tapi tetep aja kasian. Kebayang ya kalau kita ntar nikah, berpuluh-puluh tahun bareng-bareng, tiba-tiba salah satu harus pergi.” Kata Youngji.
“Kita nikah? Kau mau nikah dengan aku?” Kata Jackson menyeringai, lalu menyolek pipi Youngji.
“G-gak!” Kata Youngji merasa malu lalu membuang mukanya.
“Gak mau? Jadi kau mau kita gak bersama-sama sampai nanti?” Kata Jackson langsung jadi dingin.
“gak, bukan gitu.. aku.. ahga tau” Kata Youngji menepuk jidatnya. Jackson langsung tertawa, merangkul dan mengacak-acak rambut Youngji.


Suzy pun pergi dari rumahnya, dia tidak pergi dengan ibunya seperti yang dibilangnya didepan Krystal dan Jiyoung.
“Kau dimana? Cepetan!” Kata Suzy sedang menelepon seseorang.
 “Aku lagi di persimpangan rumahmu. Tunggu aja didepan.” Kata cowok itu.
“cepattt!!” Kata Suzy lalu mematikan teleponnya. Suzy pun berjalan kedepan rumahnya.  Tidak lama setelah itu, sebuah mobil muncul dari persimpangan jalan dan memarkirkan didepan rumahnya Suzy. Suzy pun langsung masuk.
“kau lama sekali..” Kata Suzy.
“Macet.” Kata  cowok itu.
“alasan kau aja.. sekarang mau kemana, Suzy?” Kata cowok itu bertanya kepada Suzy.
“Gimana kalau ke restoran favoritmu, Sehun?” Tanya suzy lalu menoleh kearah Sehun sambil tersenyum. Sehun pun tersenyum balik kepada Suzy.
--
Di restaurant, mereka berbicara dengan hebohnya. Tidak jarang mereka berbuat baik satu sama lain, tapi tidak jarang juga mereka berantem. Mereka berdua sudah akhir-akhir ini dekat, tetapi tidak memberitahu pada teman-temannya yang lain. Karena dimata teman-temannya, mereka seperti musuh bebuyutan, tetapi didalam hati mereka, sebenarnya mereka sangat nyaman antara satu sama lain.
Mereka pun berdiri untuk membayar ke kasir. Ketika mereka berjalan, “suzy?” Kata seseorang. Mereka berdua menoleh kearah suara. Suara itu berasal dari seorang cowok yang bertubuh bagus, berwajah tampan, dan bajunya yang classy dan bergaya.
“Suzy?” Kata cowok itu mendatangi Suzy sambil tersenyum, “Sudah lama tidak bertemu.”
“Seungyoon?” Kata Suzy kaget melihat siapa yang ada didepannya. Dia adalah Kang Seungyoon, adalah mantan Suzy sewaktu di SMA.
“Wow Kang Seungyoon. Kalian saling kenal ternyata.”  Sehun langsung melangkah maju, dan langsung menghadap Seungyoon.
Seungyoon langsung mengalihkan pandangannya ke Sehun, “Oh Sehun. Iya dia adalah mantan pacarku Sehun. Dan kalian? Pacaran?” Kata Seungyoon sambil menunjuk mereka berdua secara bergantian.
“Ti-tidak. Kami tidak berpacaran” Kata Suzy sambil menggelengkan kepalanya. Sehun menatap Suzy.
“Kalian berdua saling kenal?” Kata Suzy kepada Sehun dan Seungyoon.
“dunia sempit sekali Suzy.” Kata Sehun menyeringai.
Suzy hanya kebingungan melihat mereka berdua dan mendengar perkataan Sehun barusan.

*** 

 TBC
Maaf kalau gak jelas dan lompat-lompat, sebenernya ini agar bermaksud dibuat untuk sesingkat mungkin, kalau ada yang tidak dimengerti langsung ditanyakan aja biar dijelasin xD
tunggu ya part selanjutnya. gak bakal setahunan lagi kok. comment mempercepat pelanjutan cerita. :p dan lagi-lagi selalu tengah malam aku post cerita. pfft.  oke bye duluuu besok kuliah pagi brooo~
Oh iya ini juga didedikasikan untuk  dan . dan juga  ^^

You Might Also Like

0 komentar

Popular Posts