[FF] Lost And Found. Part 2 : Don't Flirt
12:00 AM
Haaaai maaf baru melanjutkan FF nya, kemaren antara lupa, sibuk, ide udah ada cuma malas ngetik. maafkan! ~_~ ini udah di lanjutin kok, silahkan baca ya..
sebelumnya, aku udah bikin video nih. Untuk Lost And Found. di tonton yaaww!
silahkan di baca FF nya! :)
----
Cast:
Kang Jiyoung
Im Jaebum
Bae Suzy
Oh Sehun
Kang Seungyoon
Park Jinyoung
Kwon Sohyun
Jung Krystal
Choi Sulli
Kim Jongin
Wang Jackson
Heo Youngji
Son Naeun
Kang Minhyuk
Genre: Apa ya? XD
----
tunggu ya part selanjutnya. gak bakal setahunan lagi kok. comment mempercepat pelanjutan cerita. :p dan lagi-lagi selalu tengah malam aku post cerita. pfft. oke bye duluuu besok kuliah pagi brooo~
Oh iya ini juga didedikasikan untuk #Youngji200 dan #WINNERwin500Days. dan juga #HappySugaDay ^^
sebelumnya, aku udah bikin video nih. Untuk Lost And Found. di tonton yaaww!
----
Cast:
Kang Jiyoung
Im Jaebum
Bae Suzy
Oh Sehun
Kang Seungyoon
Park Jinyoung
Kwon Sohyun
Jung Krystal
Choi Sulli
Kim Jongin
Wang Jackson
Heo Youngji
Son Naeun
Kang Minhyuk
Genre: Apa ya? XD
----
Di bagian bumi yang lain, Jaebum sedang duduk menikmati
sarapan bersama temannya, Jackson.
“Mana nih? Lama amat.” Kata Jaebum melihat jam tangannya.
“Mana nih? Lama amat.” Kata Jaebum melihat jam tangannya.
“Sabar bro, tadi dia harus mengantarkan surat ke
profesornya.” Kata Jackson sambil menyeruput kopi susu dan memakan rotinya.
Jaebum hanya menghela nafas karena dia bukan orang yang sabaran. Tidak lama
kemudian, “Wang Jackson!” Ada perempuan yang berteriak dari kejauhan lalu
berjalan cepat kearah meja mereka. Jackson pun berdiri, dan memeluk perempuan
itu. “Jaebum, ini pacarku. Heo Youngji. Youngji, ini Jaebum. Yang aku bilang
dari Korea juga.” Kata Jackson mengenalkan Jaebum kepada Youngji.
Jaebum saat mendengar namanya sedikit shock, karena mirip
dengan nama Jiyoung. Jaebum lalu berdiri dan membungkuk. “Jadi kau dari Korea
juga?” Kata Jaebum.
“Iya, Jackson cerita kepadaku kalau dia dapat teman dari
Korea juga, jadi pengen kenal.” Kata Youngji lalu mereka bertiga duduk untuk
memakan sarapan mereka. Mereka pun mengobrol banyak, terutama Youngji dan
Jaebum yang bercerita tentang Korea. Karena orangnya asik, Youngji dan Jaebum
pun sudah dekat.
“Kau kapan pulang ke Korea?” Tanya Jaebum kepada Youngji.
“Awal tahun kira-kira akhir bulan Maret, aku sudah kangen
keluarga disana.” Kata Youngji
“Kau balik ke Korea?” Kata Jackson yang tidak tau kalau
pacarnya akan pulang ke Korea.
“Iya, kenapa?” Kata Youngji dengan santainya.
“Kenapa gak bilang? Ah kau ini..” Kata Jackson menggeleng
kepalanya.
“Dulu kau juga begitu, gak bilang kalau mau balik. Malamnya
baru di kasih tau!” Kata Youngji.
“Itukan emang mendadak Youngji! Lagipula cuma seminggu, kau
pulang berapa lama?” Jawab Jackson
“Sebulan..” Kata Youngji langsung diam.
“Nah! Hah..” Kata Jackson lalu menghela nafas dengan berat.
Jaebum tidak berani bilang apa-apa, Youngji lalu mengabaikan
Jackson dan menoleh ke Jaebum, “kalau kau kapan?” tanyanya. Jaebum hanya menurunkan kedua ujung
bibirnya kebawah dan mengangkat bahunya.
“Kau tidak tau? Apa tidak mau?” Tanya Youngji.
“bukan tidak mau, tapi ada alasan kenapa aku berat untuk
pulang ke Korea..” Kata Jaebum.
“Oh..” Youngji hanya meng-oh-kan karena dia takut harus
menanyakan sesuatu yang privasi kepada Jaebum.
“Berat kenapa bro?” Tanya Jackson dengan santai. Youngji
langsung menoleh ke Jackson dan melotot kearahnya.
Jaebum pun langsung cerita, tidak peduli dia baru bertemu
dengan mereka atau tidak. Memang akhir-akhir ini Jaebum terus memikirkan
Jiyoung di Korea. Tapi dia tidak tau harus cerita kesiapa.
“Bukan bermaksud jahat, tapi kau jahat sekali dengan
perempuan itu Jaebum, dia menunggumu. Dan kau meninggalkannya selama ini.” Kata
Youngji kepada Jaebum.
“Iya, aku tau. Tapi.. ah aku gak tau gimana cara
menjelaskannya.” Kata Jaebum mengacak rambutnya.
“Kau harus pulang kesana, dan menjelaskan kepadanya.” Kata
Youngji.
“Jangan, ntar disini aku main
basket sama siapa?” Kata Jackson. Youngji menyubit Jackson. Jaebum hanya
menghela nafas, “nanti aku pikirkan lagi.”
“Kyaaaaaaaaaaaa!!” Krystal teriak yang membuat seisi kantin
melihat kepadanya.
“hush diam!” kata Jiyoung menyuruh sahabatnya diam.
“Kenapa baru kasi tau sekarang?” Kata krystal yang masih
dibilang keras, tapi tidak berteriak.
“Ya dia baru datang kemaren, sedangkan kita baru ketemu
sekarang.” Kata Jiyoung.
“Telpon atau sms atau chat kan bisa Jiyoung yang baik hati.”
Kata Krystal.
“ya maaf, lupa. Sibuk ngobrol bareng sih.” Kata Jiyoung
sambil menyengir.
“Fix, pulang ini kita ke apartemen Jiyoung!” Kata Krystal.
Jiyoung hanya menggeleng melihat kelakuan temannya.
“Aku gak bisa nih” Kata Suzy.
“loh kenapa?” Tanya Krystal sambil mengunyah makanannya.
“Ehm… ada.. aku.. anu.. nemenin ibu aku ke mall. Beli baju, ada diskon.” Kata Suzy.
“Yaudah kalau gitu gimana kalau kita ke Mall dulu baru ke
apartemen Jiyoung? Aku juga mau beli baju diskon,”kata Krystal sambil tersenyum
tapi langsung dipotong sama Suzy, “Jangan! Udah ke apartemen Jiyoung aja sana.
Aku mau quality time sama ibu aku.” Kata Suzy.
“baiklah..” Kata Krystal mengiyakan.
“Suzy kau mencurigakan” kata Jiyoung dengan wajah ala detektif.
“Men-menc-mencurigakan apa!? Aku jujur kok!” Kata Suzy lalu
memukul lengan Jiyoung pelan.
Jiyoung tertawa, “Iya iya, gak
usah mukul bisa?” Kata Jiyoung. Suzy hanya membuang muka lalu meminum
minumannya.
Jackson dan Youngji sedang berjalan kearah taman, mereka
berniat untuk dating hari ini. Semoga dating mereka sukses. *HAHAHA ini author yang berbicara tulus dari
dalam hati*
Mereka berjalan masuk ke taman. Ketika mereka berjalan, ada
sebuah gerobak yang menjual hotdog.
“kau mau hotdog youngji?” Kata Jackson sambal menunjuk
gerobak tersebut.
Youngji menoleh kea rah gerobak, lalu melihat Jackson dan
tersenyum juga mengangguk, “mau!”
“Yaudah, kita kesana dulu ya.” Kata Jackson memegang tangan
Youngji dan menariknya kearah sana.
Mereka pun membeli Hotdog dua buah untuk mereka
masing-masing. Ketika menanyakan harga persatuan, Jackson hanya mengeluarkan
harga persatuan tersebut dari dompetnya. Youngji melihatnya lalu bingung, “kau
tidak bayar youngji?” Kata Jackson menyadari Youngji yang kebingungan sambil
melihatnya mengeluarkan uang.
“Kau tidak membayarku?” Bisik Youngji kepada Jackson.
Jackson menggeleng, “Kan biasanya kau bayar sendiri.” Jawabnya kepada Youngji.
Youngji mengangguk dan berbisik lagi, “Aku tidak bawa
dompet, sengaja biar hemat.”
Jackson mendengar alasan Youngji langsung menepuk jidatnya.
Lalu mengeluarkan dompetnya lagi, dan membayarnya.
“Terima kasih hehe” Kata Youngji sambil menyengir kepada
Jackson. Jackson hanya melihatnya dan memasang wajah datar, “whatever.” Lalu
dia merangkul Youngji dengan tangan kirinya dan memakan hotdog dengan tangannya
lalu berjalan.
Ketika mereka berjalan, mereka pun melihat bangku taman yang
kosong dan memutuskan untuk duduk disana. Di depan bangku tersebut ada air
pancur yang tidak terlalu besar, tapi tidak terlalu kecil juga, tapi tetap
indah dan enak buat dilihat.
Disana banyak anak muda yang sedang berkumpul, berpacaran,
anak kecil yang bermain, orang yang bermain dengan peliharaannya, dan ada seorang kakek yang duduk sendiri di bangku taman
sambil melihat pemandangan dan memakan hotdog juga.
“Kadang suka sedih ngeliat orang tua duduk sendiri..” Kata
Youngji melihat kakek itu sambil menghela nafas.
“Kenapa?” Tanya Jackson.
“Dia pasti kesepian. Mungkin aja istrinya udah gak ada..
jadi dia menikmati sisa hidup sendiri.” Kata Youngji terharu.
“Kok mikirnya gitu? Mungkin istrinya lagi sibuk kerja? Atau
lagi ngurus rumah?” Kata Jackson mencoba
positif.
“Ya amin aja, tapi tetep aja kasian. Kebayang ya kalau kita
ntar nikah, berpuluh-puluh tahun bareng-bareng, tiba-tiba salah satu harus
pergi.” Kata Youngji.
“Kita nikah? Kau mau nikah dengan aku?” Kata Jackson
menyeringai, lalu menyolek pipi Youngji.
“G-gak!” Kata Youngji merasa malu lalu membuang mukanya.
“Gak mau? Jadi kau mau kita gak bersama-sama sampai nanti?”
Kata Jackson langsung jadi dingin.
“gak, bukan gitu.. aku.. ahga
tau” Kata Youngji menepuk jidatnya. Jackson langsung tertawa, merangkul dan mengacak-acak
rambut Youngji.
Suzy pun pergi dari rumahnya, dia tidak pergi dengan ibunya
seperti yang dibilangnya didepan Krystal dan Jiyoung.
“Kau dimana? Cepetan!” Kata Suzy sedang menelepon seseorang.
“Aku lagi di
persimpangan rumahmu. Tunggu aja didepan.” Kata cowok itu.
“cepattt!!” Kata Suzy lalu mematikan teleponnya. Suzy pun
berjalan kedepan rumahnya. Tidak lama
setelah itu, sebuah mobil muncul dari persimpangan jalan dan memarkirkan
didepan rumahnya Suzy. Suzy pun langsung masuk.
“kau lama sekali..” Kata Suzy.
“Macet.” Kata cowok
itu.
“alasan kau aja.. sekarang mau kemana, Suzy?” Kata cowok itu
bertanya kepada Suzy.
“Gimana kalau ke restoran favoritmu, Sehun?” Tanya suzy lalu
menoleh kearah Sehun sambil tersenyum. Sehun pun tersenyum balik kepada Suzy.
--
Di restaurant, mereka berbicara dengan hebohnya. Tidak jarang
mereka berbuat baik satu sama lain, tapi tidak jarang juga mereka berantem. Mereka
berdua sudah akhir-akhir ini dekat, tetapi tidak memberitahu pada
teman-temannya yang lain. Karena dimata teman-temannya, mereka seperti musuh
bebuyutan, tetapi didalam hati mereka, sebenarnya mereka sangat nyaman antara
satu sama lain.
Mereka pun berdiri untuk membayar ke kasir. Ketika mereka
berjalan, “suzy?” Kata seseorang. Mereka berdua menoleh kearah suara. Suara itu
berasal dari seorang cowok yang bertubuh bagus, berwajah tampan, dan bajunya
yang classy dan bergaya.
“Suzy?” Kata cowok itu mendatangi Suzy sambil tersenyum, “Sudah
lama tidak bertemu.”
“Seungyoon?” Kata Suzy kaget melihat siapa yang ada
didepannya. Dia adalah Kang Seungyoon, adalah mantan Suzy sewaktu di SMA.
“Wow Kang Seungyoon. Kalian saling kenal ternyata.” Sehun langsung melangkah maju, dan langsung
menghadap Seungyoon.
Seungyoon langsung mengalihkan pandangannya ke Sehun, “Oh
Sehun. Iya dia adalah mantan pacarku Sehun. Dan kalian? Pacaran?” Kata
Seungyoon sambil menunjuk mereka berdua secara bergantian.
“Ti-tidak. Kami tidak berpacaran” Kata Suzy sambil
menggelengkan kepalanya. Sehun menatap Suzy.
“Kalian berdua saling kenal?” Kata Suzy kepada Sehun dan
Seungyoon.
“dunia sempit sekali Suzy.” Kata Sehun menyeringai.
Suzy hanya kebingungan melihat mereka berdua dan mendengar
perkataan Sehun barusan.
***
TBC
Maaf kalau gak jelas dan lompat-lompat, sebenernya ini agar bermaksud dibuat untuk sesingkat mungkin, kalau ada yang tidak dimengerti langsung ditanyakan aja biar dijelasin xDtunggu ya part selanjutnya. gak bakal setahunan lagi kok. comment mempercepat pelanjutan cerita. :p dan lagi-lagi selalu tengah malam aku post cerita. pfft. oke bye duluuu besok kuliah pagi brooo~
Oh iya ini juga didedikasikan untuk #Youngji200 dan #WINNERwin500Days. dan juga #HappySugaDay ^^

0 komentar